Kaboelsiagian

Ada sebab mengapa kita mengenal seseorang itu dalam hidup kita. Sama ada kita perlu mengubah hidup dia atau dia mengubah hidup kita....

Selengkapnya
Musibah Virus Corona (Covid-19) RemidiKe5TantanganGurusianaHariKe5

Musibah Virus Corona (Covid-19) RemidiKe5TantanganGurusianaHariKe5

Musibah Virus Corona (Covid-19)

Bukan sombong atau takabur. Bukan pula songong laksana anjing menggonggong.

Benar, hidup adalah keadaan terkombang-kambing. Kadang oleh nasib. Kadang oleh ego. Kadang oleh fitnah. Setiap kejadian atau musibah tentu ada hikmah yang terkandung di dalamnya

Demikian pula musibah virus Corona, ada hikmah yang bisa diperoleh. Ada pelajaran berharga untuk kita tanamkan kebaikan.

Virus Corona yang terbang melintir mencari rumah singgahnya. Virus itu biasanya hinggap di beberapa tempat yang kita tidak tau adanya.

Jika kita terkena virus Covid-19 dalam jangka 48 jam bertahan lantas tewas. Virusnya akan gentayangan mencari rumah-rumah baru untuk bertengger. Menyusup dicelah-celah ruang yang kotor.

Pemicu virus Covid 19 muncul di pasar tradisional yang konon menjual aneka ragam lauk hewan liar, misalnya ular, kelelawar, katak, tikus hutan, kucing dan anjing liar dan sebagainya.

Sehingga mempercepat proses penyebaran. Sebab dibiarkan dan tidak di kubur sisa kotoran atau yang lainnya. Hingga terus-menerus dibiarkan dibuang ke pembuangan terakhir. Tanpa memikirkan kebersihan lingkungan sekitar. Virus Covid-19 dibawa lalat atau yang terjangkit virus Covid-19 beserta yang menyebarkannya.

Bagi umat Islam ini haram!. Karena umat Islam dilarang makan makanan haram. Dan lama sudah diajarkan pada 14 abad yang lampau.

Konon katanya efek makan makanan haram membawa banyak dampak pada tubuh kita seperti alergi kulit, gatal-gatal pada tubuh, dan tak selamanya cocok dengan tubuh kita. Waspadalah agar virus jahat tidak menyebar kemana-mana

"Begitu bro.."
"Jadi, Ingat bro.."

Begitu di desa kami, nyembelih hargai hewan dengan bijak. Karena mahluk tuhan juga? Juga dilakukan Rasulullah dan diajarkan pada pengikutnya.

Jangan berpikir dirimu, dirinya, engkau yang tinggal dimuka bumi. Boleh berbuat sesuka seenak hati. Tolong jagalah kebersihan! Jangan kotari alam semesta dengan ulah sesaat yang engkau butuhkan.

Bumi semakin panas kehidupanpun tidak terbatas. Jangan berpoya-poya menuruti nafsu. Tuhanmu dan tuhanku, tuhan kita diseluruh alam. Sadarlah..sadarlah kelakuanmu sudah melampaui batas.

Sekarang dunia tenggelam dalam kesedihan, ketakutan, orang-orang pada menutup mulut jika bepergian. Mukanya ditutup memakai cadar! takut terkena virus.

"Tapi..!"

"Kalau aku pakai masker jenggotku nggk keliatan? Dan isteriku bercadar, apakah aku dan isteriku disangka teroris ya"?

"Gubraaakk?"

"Tak mengapalah? Mungkin ia juga pake masker seperti aku? Kayaknya sihh"? Hehe..

Apalagi virus Covid-19 saat ini sangat mengancam. Kalau ia masih perkarakan cadar dan jenggot. Terserahlah...mari kita sama-sama mencari kebenaran tuhan. Siapa yang dapat bertahan dengan situasi dan kondisi seperti ini.

Desa mati, kota mati. Bagai ada pertempuran besar-besaran. Perang yang tak tau kapan berakhir, keluar rumah tidak diperbolehkan. Sunyi mencekam tak ada lagi canda tawa. Langkah kaki semakin dibatasi. Hidup terkombang kambing oleh suasana lingkungan yang mencekam.

Tuhan, apa sebenarnya yang terjadi? Sepanjang hidup tak pernah mengalami musibah yang mengerikan ini. Lindungi serta ampunilah segala dosa-dosa kami. Baik yang disengaja atau tidak. Allahu Akbar!

#Labura, 17 Maret 2020
#CoretanHati_MenulisItuSedekah

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search