Kaboelsiagian

Ada sebab mengapa kita mengenal seseorang itu dalam hidup kita. Sama ada kita perlu mengubah hidup dia atau dia mengubah hidup kita....

Selengkapnya
Insaflah wahai manusia. Jika ini ulahmu? (Remidi8TantanganGurusianaHariKe8

Insaflah wahai manusia. Jika ini ulahmu? (Remidi8TantanganGurusianaHariKe8

"Insyaflah wahai manusia. Jika ini ulahmu"?

Remidi8#TantanganGurusianaHariKe8

Lama hidup banyak dirasa, jauh berjalan banyak pengalaman. Selagi hayat dikandung badan, taat dan patuhlah pada peraturan. Jalani hidup apa adanya, jangan putus asa apalagi bunuh diri. Itu semua cobaan dari sang pencipta.

Dalam menyebut nama-Mu ya Allah. Tetap nama-Mu yang menjadi tempat pengaduan. Ya..Allah semoga musibah yang melanda negeri kami cepat selesai. Dan semua menjadi normal kembali, agar semua bahagia dan dapat beraktivitas.

Jika ini ulah nanusia, apa yang ingin engkau cari? Jika benar! celakalah engkau akibat ulahmu yang menghakimi nyawa manusia. Apa sebenarnya yang dicari? Dimana hati nurani? Berhentilah jika terlintas dihatimu ingin menguasai jagad raya.

Jika masih nafas yang engkau andalkan, kelak ajalmu akan datang. Itu pertanda kekuasaan Allah tak dapat engkau lawan. Hanya amal di dunia yang dapat menolong.

Jika virus ini ulah manusia, sangat disayangkan kelakuan yang konyol. Jika benar ulah manusia? Mengapa engkau memakan makanan yang melampaui batas, makan makanan yang berbisa secara terus menerus. Ular berbisa, kodok berbisa dan lainnya akan menguap dari tubuhmu menjangkitkan virus.

Alasan mengapa beberapa hewan haram di makan. Jelas didalam Al-Quran. Makanlah makanan yang halal, sebab akan menyesuai pada tubuhmu, dan tidak menguapkan wabah virus yang mematikan. Tidak berbau anyir tubuhmu memicu hawa virus dari makanan yang dikonsumsi.

Wahai kau kawan!..

Insyaflah wahai manusia jika hidupmu bernoda. Kelak engkau akan dihakimi di neraka jahannam.

Semoga saja bukan ulah sekelompok manusia. Jika ini musibah yang datangnya dari sang pencipta? Hamba pasrah dan berserah diri pada-Mu ya Allah. Ampunilah dosaku, dosa yang disengaja atau tidak. Maafkanlah atas tingkah laku yang melampai batas, karena sesungguhnya Engkau tidak suka pada ummat-Mu yang melampaui batas.

Hindarilah desa kami dari virus yang mewabah, pergilah engkau wahai penyebar virus. Tidak ada tempat bagimu. Tidak ada tempat bagi orang-orang yang melampaui batas. Tidak ada tempat bagi orang yang senantiasa menuruti hawa nafsu. Syaitan akan menjadi sahabat sejati bagi orang yang suka melampaui batas. Subahanallah.

Labura, 20/03/2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search